Ginjal Rekayasa Bertahan di Monyet

View previous topic View next topic Go down

Ginjal Rekayasa Bertahan di Monyet

Post by Admin on Tue Oct 30, 2007 8:41 pm

Ginjal Rekayasa Bertahan di Monyet

Sukses Awal
Xenotransplantasi



CANGKOK ginjal manusia pertama kali dilakukan 1954. Pada
kasus di mana donor dan akseptor berkerabat dekat, seperti orangtua dengan anak
atau dua saudara kandung, keberhasilan cangkok ginjal 80-90 persen dan mampu
bertahan sampai dua tahun. Jika ginjal berasal dari donor yang tidak
berkerabat, hanya 50-60 persen akseptor bertahan dalam waktu sama.


DIPERKIRAKAN 22 jenis organ dan jaringan tubuh manusia dapat
dicangkokkan. Beberapa di antaranya termasuk ginjal, jantung, hati, paru, dan
pankreas digunakan sebagai homovital transplant (organ-organ yang diharapkan
berfungsi permanen pada akseptor). Sebaliknya, beberapa jaringan digunakan
sebagai homostatic transplant (jaringan perancah yang kemudian tidak tumbuh dan
diperbaiki sel-sel akseptor sendiri) seperti kornea, tulang, tulang rawan,
tendon, dan pembuluh darah besar.


Satu kendala utama dalam transplantasi organ atau jaringan,
terlebih yang bersumber dari luar spesies, adalah reaksi penolakan. Satu cara
untuk meminimalkan penolakan adalah dengan memilih donor yang memiliki antigen
jaringan hampir cocok dengan antigen jaringan akseptor.


Cara lain adalah berperang melawan reaksi penolakan melalui
tiga cara. Cara pertama adalah memindahkan atau menghancurkan limfosit akseptor
secara fisik, karena sel-sel ini bertanggung jawab menghasilkan antibodi
melawan cangkok tersebut. Limfosit dapat dilepas melalui operasi pemotongan
organ pembentuk limfosit-limfa dan thymus, atau pengeringan limfosit dari saluran
toraks pasien. Limfosit dapat dihancurkan melalui penyinaran cangkok, sel-sel
darah pasien, maupun keduanya.


Cara kedua adalah penggunaan obat-obat, khususnya imuran
(azatioprin) dan prednison, yang mampu menekan reaksi penolakan. Imuran
menghambat sintesis antibodi melalui penghambatan pembentukan protein-protein
inti. Prednison menghambat respons peradangan yang menyertai pencangkokan.
Kedua obat diberikan ke pasien pada hari operasi cangkok dan beberapa hari
setelah itu.


Cara ketiga adalah pemberian globulin antilimfosit manusia,
yang secara selektif membersihkan sirkulasi limfosit kecil. Inilah serum yang
mengandung antibodi, dibuat melalui pengimunisasian kuda atau kelinci dengan
limfosit dan sel-sel thymus manusia.


Berhubung teknologi sel induk (stem cell) belum mampu
menyediakan organ dan jumlah donatur organ dari manusia sehat amat terbatas,
maka sumber organ berasal dari binatang masih jadi alternatif.


Xenotransplantasi


Dalam Kongres Xenotransplantasi Internasional di Glasgow,
Inggris, bulan Oktober 2003 lalu dilaporkan bahwa ginjal babi yang telah
dimodifikasi secara genetik bertahan cukup lama setelah dicangkokkan ke tubuh
baboon. Sukses ini membuka jalan bagi cangkok organ dari binatang ke manusia
(xenotransplantasi) karena baboon adalah model yang dekat dengan manusia.


Pada 2002, babi direkayasa untuk menghasilkan organ-organ
yang ramah terhadap manusia. Binatang percobaan ini tidak mempunyai molekul
gula kunci, sehingga tidak mendorong sistem kekebalan manusia dan monyet
bereaksi terhadap jaringan-jaringan asing.


David Sachs dan timnya dari Massachusetts General Hospital,
Cambridge, AS, kemudian mencangkokkan ginjal-ginjal babi di atas pada delapan
baboon. Organ baru ini membuat baboon bertahan 81 hari. Hasil ini jauh lebih
baik dibanding transplantasi serupa dengan ginjal nontransgenik yang hanya
bertahan 30 hari.


Secara prinsip, organ-organ babi yang telah direkayasa
genetik mampu melewati respons penolakan dan mungkin lolos dari serangan dalam
tubuh manusia. Kenyataan ini menunjukkan bahwa reaksi penolakan yang selama ini
jadi kendala dapat teratasi.


Walau transplantasi organ dari baboon ke baboon masih lebih
baik, organ babi yang bertahan dalam baboon selama delapan puluh satu hari
tergolong lama dan masih mungkin untuk diperpanjang. Dengan demikian, ada
harapan pengembangan lebih lanjut menuju transplantasi organ-organ binatang ke
manusia, seperti jantung dan ginjal.


Bebas
gula



Kunci keberhasilan percobaan pencangkokan di atas adalah
babi-babi yang direkayasa tidak memiliki gen alfa-1,3-galaktosiltransferase
(GGTA1). Seperti diketahui gen GGTA1 ini menyandi protein enzim yang berfungsi
untuk menambah molekul gula alfa-1,3-galaktosa ke permukaan selnya.


Pada keadaan normal, organ-organ asing yang mengandung unit
molekul gula alfa-1,3-galaktosa segera dihancurkan (dalam beberapa menit) oleh
antibodi-antibodi manusia dan monyet sebagai reaksi penolakan cepat. Namun,
organ yang telah direkayasa dan tidak mengandung alfa-1,3-galaktosa pada
permukaannya menjadi tidak dikenali oleh antibodi-antibodi monyet dan manusia.


Babi transgenik mampu menghasilkan organ-organ yang
ukurannya sama dengan organ manusia. Binatang transgenik ini masih bisa
ditambahi gen yang mampu menekan respons kekebalan.


Hasil percobaan terbaru ini belum memberikan lampu hijau
kepada cangkok dari babi ke manusia. Para ilmuwan masih harus bekerja keras
mengatasi masalah seputar serangan oleh sistem kekebalan, misalnya gumpalan
darah halus yang mematikan baboon pada percobaan Sachs.


Tim Sachs menggunakan trik lain untuk memadamkan penolakan
organ dalam baboon termasuk penggunaan obat-obat pereda sistem kekebalan.
Bersamaan dengan transplantasi ginjal, cangkok thymus babi yang memompa sel-sel
kebal yang tidak menyerang jaringan baru juga perlu dilakukan.


Sejumlah halangan keamanan dan etik harus diselesaikan
terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan pencangkokan organ-organ binatang ke
manusia. Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah kemungkinan organ-organ
binatang membawa virus-virus yang tidak diketahui. Pertimbangan lain adalah penolakan
terhadap pemakaian binatang sebagai pabrik organ.

_________________

Admin
Admin
Admin

Male
Number of posts : 577
Age : 29
Location : In My ROomZZ
Registration date : 2007-10-28

Character sheet
games:

View user profile http://fk-unsyiah.forumotion.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum