PEDOMAN PENATALAKSANAAN TENGGELAM

View previous topic View next topic Go down

PEDOMAN PENATALAKSANAAN TENGGELAM

Post by Admin on Wed Oct 31, 2007 3:55 pm

Nie..,waqt yg hobi klaut or kolber..,
mn tw victim'a cew ckep..,huehue..,




PEDOMAN
PENATALAKSANAAN TENGGELAM








Departemen
Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi




FK Universitas
Indonesia













PENDERAJATAN TENGGELAM





Derajat 1 :
pemeriksaan fisis normal dengan gejala batuk


Derajat 2 : pada
auskultasi paru terdengar suara napas tambahan ronki basah


Derajat 3 : edem
paru akut


Derajat 4 : edem
paru dengan hipotensi


Derajat 5 : henti
napas (isolated respiratory arrest)


Derajat 6 :
cardiopulmonary arrest






Penderita dengan derajat 1 dapat dipulangkan dengan
pesan bila terjadi perburukan gejala segera kembali ke Rumah Sakit.



Penderita tenggelam dengan derajat 2-6 memerlukan
perawatan rumah sakit










MANAJEMEN PRA-RUMAH SAKIT / LAPANGAN

Perlu diingat upaya resusitasi perlu dilakukan segera



Cek respons penderita



Lakukan langkah-langkah ABC (perlu diperhatikan apakah
ada kecurigaan cedera vertebra servikal bila ada lakukan imobilisasi c-spine)




Airway dan breathing support harus dilakukan sesegera
mungkin pada semua penderita



Segera mulai
pemberian 100% oksigen



Pasien apnea diberikan bag mask ventilation atau
intubasi tanpa melihat suhu tubuh



Bila terjadi hipotermia segera lakukan upaya
penghangatan tubuh penderita



Asistol dan ventricular fibrilasi memerlukan kompresi
dada



Pemberian dekstrosa pada penderita koma atau perubahan
status mental (altered mental status)



Upaya tersebut di atas dilakukan sambil melakukan
penderajatan



Upaya pengosongan lambung bila terdapat tertelannya
air dalam jumlah besar dapat dilakukan dengan pemasangan NGT. Distensi lambung
juga akan mengakibatkan muntah dan aspirasi lebih lanjut serta mengganggu
proses pernapasan








MANAJEMEN DI RUMAH SAKIT






Manajemen penderita pada saat di unit gawat darurat



Perhatian prinsip ACLS dan ATLS (terutama bila ada
trauma dan perhatian utama adalah proteksi c-spine)



Prinsip ABC + oksigenasi



Bila respirasi adekuat namun terdapat perburukan
status berikut maka lakukan intubasi :



Penderita koma (untuk proteksi jalan napas)



Tanda perburukan status neurologis



Ketidakmampuan mempertahankan PaO2 60-90
mmHg dengan high flow oksigen (nonrebreathing mask) unresponsive terhadap
oksigen supplemental



Manajemen bronkospasme dengan bronkodilator



Pemberian PEEP awal



Antibiotik profilaksis tidak ada rekomendasi yang
pasti.



Kortikosteroid masih kontroversi



Manajemen trauma yang ada pada penderita



Lakukan pemeriksaan :



DPL



Analisis gas darah



Ureum, creatinin



Glukosa darah



Kreatin fosfokinase



Golongan darah untuk persiapan transfusi (untuk
penderita dengan trauma)

_________________

Admin
Admin
Admin

Male
Number of posts : 577
Age : 29
Location : In My ROomZZ
Registration date : 2007-10-28

Character sheet
games:

View user profile http://fk-unsyiah.forumotion.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum