Love And Time

Go down

Love And Time

Post by Admin on Tue Oct 30, 2007 8:31 pm

Love And Time








Alkisah di suatu pulau
kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda 'abstrak' : ada Cinta, Kesedihan,
Kekayaan, Kegembiraan, dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik.
Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut
tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu.



Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat
bingung sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di
tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi
kaki Cinta. Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu.
"Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!" teriak Cinta. "Aduh! Maaf
Cinta!" kata Kekayaan "Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku
tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagi pula tak ada tempat
lagi bagimu di perahuku ini." Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya
pergi. Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan
perahunya. "Kegembiraan! Tolong aku!" teriak Cinta. Namun kegembiraan
terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan
Cinta. Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin
panik.



Tak lama lewatlah Kecantikan. "Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!"
teriak Cinta. "Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu
ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut Kecantikan.
Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak.



Saat itu lewatlah Kesedihan. "Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu."
kata Cinta. "Maaf Cinta, aku sedang sedih dan aku ingin sendirian
saja..." kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. Cinta putus asa.
Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya.



Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengan suara, "Cinta! Mari cepat naik
ke perahuku!" Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua
dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air
menenggelamkannya. Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera
pergi lagi.



Pada saat itu, barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa
orang tua yang menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakan kepada seorang
penduduk di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu. "Oh, orang tua tadi?
Dia adalah “Waktu" kata orang itu. "Tapi mengapa ia menyelamatkan
aku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan
menolongku." tanya Cinta heran. "Sebab," kata orang itu,
"Hanya Waktu lah yang tau berapa nilai sesungguhnya dari Cinta
itu..."
avatar
Admin
Admin
Admin

Male
Number of posts : 577
Age : 31
Location : In My ROomZZ
Registration date : 2007-10-28

Character sheet
games:

View user profile http://fk-unsyiah.forumotion.com

Back to top Go down

Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum