Membuat Sendiri Antenna Wireless Internet 2.4GHz

View previous topic View next topic Go down

Membuat Sendiri Antenna Wireless Internet 2.4GHz

Post by Admin on Tue Oct 30, 2007 8:18 pm

Membuat Sendiri Antenna Wireless Internet 2.4GHz







Onno W. Purbo








Mungkinkah membuat sendiri
antenna untuk WLAN 2.4GHz? Mengapa tidak? Ada beberapa referensi menarik di
Internet yang dapat memberikan inspirasi bagaimana membuat sendiri Antenna
2.4GHz sendiri, diantaranya adalah:






http://users.bigpond.net.au/jhecker/
(antenna helical)



http://www.saunalahti.fi/~elepal/antenna1.html
(antenna dipole / yagi sederhana).



http://www.seattlewireless.net/index.cgi/BuildingYagiAntennas
(antenna yagi).



http://www.qsl.net/ki7cx/wgfeed.htm
(feed system untuk parabola).



Dll. masih banyak lagi.





Salah satu antenna yang saya
lihat paling menarik adalah antenna helical yang dirancang oleh Jason Hecker (jason@air.net.au). Untuk memberikan gambaran
bagi para pembaca saya coba terjemahkan secara bebas penjelasan Jason dari http://users.bigpond.net.au/jhecker/.





Komponen yang perlu disiapkan
antara lain adalah:


  • 1 x 0.55 meter pipa pralon diameter 40 mm (40 mm
    inner, 42-43 mm outer).
  • 1 x 40 mm (diameter) penutup pralon.
  • 1 x 150 mm (diameter) penutup pralon atau potongan
    plastik / kayu yang tenbal dengan diameter yang sama.
  • 2 x 25 mm atau 35 mm baut U.
  • 8 x mur untuk baut U.
  • 8 x ring untuk baut U.
  • 1 x 5/16 baut (yang pendek) dengar mur & ring
    yang cocok.
  • 1 x lempengan kuningan dengan ketebalan 0.4-0.7 mm
    secukupnya untuk dipotong dengan lingkaran berdiameter 130 mm.
  • Kabel tembaga diamter 1 mm berlapis email sepanjang
    beberapa meter.
  • 1 x konektor N untuk di letakan di panel.
  • 3 x mur & ring untuk konektor N tersebut.
  • Print PDF file berisi pattern antenna helical, atau
    membuat sendiri dari perhitungan di bawah. File PDF dapat di ambil dari http://users.bigpond.net.au/jhecker/.
  • Lem Araldite yang lambat mengeringnya.
  • Lem Loctite 424 atau yang mirip (seperti superglue
    atau hotglue gun).
  • Penutup silicon.
  • Selotape.










Peralatan yang dibutuhkan:


  • Gergaji.
  • Meja yang rata / datar.
  • Pemotong kabel.
  • Kunci untuk baut 5/16.
  • Obeng untuk konektor N.
  • Bor
  • Solder
  • Gunting (untuk menggunting lempeng kuningan).
  • Pisau.






Langkah membuat antenna tersebut
adalah:





  • Print & potong template dari PDF file yang anda
    ambil di http://users.bigpond.net.au/jhecker/.
    Ada tiga file, yaitu, circle.pdf dan
    rhspiral.pdf atau lhspiral.pdf. Gunakan rhspiral untuk
    right handed spiral helicals dan lhspiral untuk left handed spirals. Anda membutuhkan circle untuk
    membuat ground plane (reflector),
    kecuali jika anda dapat membuat lingkaran dengan diamter 130 mm yang baik.






  • Potong pipa pralon 40 mm sepanjang 550 mm (55 cm).






  • Lilitan template lilitan rhspiral atau lhspiral di
    pipa pralon dan selotape ujung-ujungnya. Tidak masalah anda menggunakan
    RIGHT atau LEFT handed template selama ujung-ujungnya menyambung. Pastikan
    spiral yang kita gambar menyambung ujung ke ujung. Sedikit gap tidak
    terlalu masalah. Yang perlu di ingat bahwa jika anda menyatukan LEFT &
    RIGHT handed helical, maka total sinyal akan saling mematikan.
















  • Di ujung awal tempate akan menjadi tempat menempelkan
    ke dasar antenna. Sebaiknya ujung awal di lebihkan sedikit untuk
    mengkompensasi ketebalan penutup pralon 40 mm. Seperti tampak pada gambar.













































  • Gunakan ujung yang lancip seperti cutter, beri tanda
    pada template sepanjang jalur helical dalam interval tetap, misalnya 5
    atau 6 tanda setiap putaran. Dengan cara ini kita akan meninggalkan tanda
    pada pralon untuk memudahkan pada saat kita melilit kabel email. Beri tanda
    di mana kabel email berhenti di pipa pralon. Anda harusnya mempunyai
    beberapa mm kelebihan di pipa pralon. Hal ini OK.






  • Lilitan kabel tembaga berlapis email dan gunakan
    superglue atau Loctite 424 untuk menempelkan kabel ke tempat akhir kabel
    di pipa pralon. Perlahan lilitkan kabel sepanjang pipa pralon ikuti tanda
    spiral yang telah kita toreh di pipa pralon. Pada interval yang sama,
    misalnya setiap atau 1/3 lilit, tambahkan lem untuk menempelkan kabel di
    tempatnya.






  • Pada saat anda mendekati akhir lilitan, lilitan
    terakhir jangan di lem. Biarkan cukup banyak kabel (10 cm atau lebih) di
    akhir lilitan. Biarkan dulu beberapa saat sampai lem mengering.






  • Potong lempengan kuningan atau tembaha dengan
    diameter 130 mm diambil dari circle.pdf.










  • Bor lubang pada penutup pralon 150 mm dan lempengan
    130 mm untuk baut dan konektor N. Semua berpusat pada penutup pralon 40 mm
    yang akan ditempelkan para penutup pralon 150 mm. Posisikan konektor N
    pada pinggiran kanan dari penutup pralon 40 mm.



















































  • Potong penutup pralon 40 mm agar ada tempat cukup
    untuk konektor N maupun lubang baut-nya yang tiga buah itu. Untuk
    memberikan gambaran potongan lihat gambar.





































































  • Lubangi di tengah penutup pralon agar cukup untuk
    baut 5/16. Penutup pralon dengan potongan maupun lubang baut tampak pada
    gambar.










































  • Baut penutup pralon 40 mm dan 150 mm menjadi satu
    seperti tampak pada gambar. (konektor N & reflektor belum terpasang).


































































  • Tempat penempelan baut U terserah kepada kita
    tergantung pada ukunran-nya 25 atau 35 mm atau berapapun. Pastikan agar
    tidak mengganggu pada saat kita memasang kabel coax di konektor N.






  • Pasang lempengan tembaga atau aluminium 130 mm pada
    penutup pralon 150 mm, dan bautkan pada penutup pralon 40 mm. Pastikan
    semua lubang pada lempengan dan penutup pralon pas.






  • Sambungkan konektor N.






  • Untuk dapat matching impedansi antenna yang biasa
    sekitar 150 ohm untuk antenna helical ke kabel coax yang hanya 50 ohm,
    anda membutuhkan lempengan tembaga atau kuningan selebar 15-20 mm. Potong
    lempengan tersebut diagonal dan hubungkan dari konektor N ke ujung
    antenna. Ukuran potongan tembaga yang digunakan pada sisi tegak adalah 17
    mm dan 71 mm dengan diagonal 73 mm. Lempeng aluminium tidak dapat di
    solder, jadi jangan digunakan. Lempeng kuningan yang baik digunakan. Lihat
    gambar untuk jelasnya.








































































  • Masukan pipa pralon ke penutup pralon 40 mm dan
    tandai dimana spiral akan bertemu dengan ujung penutup. Potong kabel email
    yang berlebih disini, gunakan ampelas untuk menghilangkan email yang ada
    agar siap di solder.






  • Solder lempeng tembaga yang baru kita buat di atas ke
    kabel email dari spiral helical. Gunakan lem seperlunya. Mungkin anda
    perlu melakukan trimming dari lempengan lembaga untuk mencocokan ukuran.






  • Pada saat pipa pralon masuk secara penuh ke penutup
    pralon 40 mm, seharusnya pipa akan masuk dengan baik. Setelah itu
    lempengan tembaha yang menjadi matching impedansi di solder ke konektor N.






  • Agar pipa pralon menempel dengan baik ke penutup
    pralon 40 mm, ampelas permukaan kedua benda yang akan saling berhubungan
    ini dengan ampelas agar lem yang kita gunakan dapat lebih baik menempelkan
    pralon.






  • Gunakan lem Araldite yang SLOW DRYING (bukan 5
    menit). Letakan Araldite di ujung bawah pipa pralon & di dalam penutup
    pralon. Atur posisi konektor N & rangkaian matching impedansinya.






  • Biarkan lem mengering (sekitar satu hari). Pasang
    baut U dan anda sudah memiliki sebuah antenna helical. Bentuk konektor N
    yang menonjol melalui lempengan tembaga yang terhubung pada lempengan
    matching impedansi tembaga tampak pada gambar.






























































































  • Alasan utama mengapa penutup 150 mm digunakan agar
    kita dapat menutup selurtuh konstruksi antenna menggunakan pipa pralon 150
    mm sehingga aman dari ganggung cuaca burung dll.






  • Gambar produk akhir sebuah antenna helical.
















  • Tampak belakang ....



















Beberapa hal penting





  • Test pipa pralon yang akan digunakan untuk antenna di
    dalam oven microwave. Kalau pipa pralon menjadi panas setelah di oven
    selama 2 menit-an, artinya bahan pipa pralon tersebut tidak baik untuk
    antenna, karena akan mengambil energi radio.






  • Rangkaian matching impedensi di atas tidak terlalu
    sensitif.






  • Antenna ini cukup baik digunakan untuk jarak 3-4 km
    dengan line of sight yang baik.






  • Ada banyak kemungkinan variasi disain, misalnya kita
    dapat mengunakan PCB yang di etch sesuai dengan pola circle sebagai
    reflektor.





Sedikit Tip Perhitungan







Rumus yang digunakan oleh Jason
Hecker (jason@air.net.au) banyak di ambil
dari Bab 19 dari ARRL Antenna Handbook (http://www.arrl.org)
di mana kita akan melihat cukup banyak contoh disain antenna helical, termasuk
cara mengukur kinerjanya.





Bagi pembaca yang berminat untuk
memperoleh perhitungan tsb. Dalam bentuk file Excel dapat memintanya kepada
penulis di onno@indo.net.id.
avatar
Admin
Admin
Admin

Male
Number of posts : 577
Age : 30
Location : In My ROomZZ
Registration date : 2007-10-28

Character sheet
games:

View user profile http://fk-unsyiah.forumotion.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum