Sedekah Jariah - Kebajikan yang tak berakhir!

View previous topic View next topic Go down

Sedekah Jariah - Kebajikan yang tak berakhir!

Post by Admin on Thu Nov 01, 2007 10:46 pm

1.Berikan al-Quran pada seseorang, dan setiap dibaca, Anda mendapatkan hasanah.
2.Sumbangkan kerusi roda ke hospital dan setiap orang sakit menggunakannya, Anda dapat hasanah.
3.Berkongsi bahan bacaan yang membangun dengan seseorang.
4.Bantu mendidik seorang anak.
5.Ajarkan seseorang sebuah do'a. Pada setiap bacaan do'a itu, anda dapat hasanah.
6.Berkongsi CD Quran atau Do'a.
7.Terlibat dalam pembangunan sebuah masjid.
8.Tempatkan pendingin air di tempat umum.
9.Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau binatang berlindung dibawahnya, Anda dapat hasanah.
10.Hantarkan email ini dengan orang lain.

Jika seseorang menjalankan salah satu dari hal diatas, Anda dapat hasanah sampai hari Qiamat.
Insyallah. 



















Nice 2 read....dari millist tetangga
Berpelukan Mesra dengan kesedihan 

Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka kedoknya......... 

Tawa dan airmata datang dari sumber yang sama 
Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan 

(KAHLIL GIBRAN) 

Kalau boleh memilih, ada banyak sekali manusia yang hanya mau kebahagiaan, dan membuang kesedihan. Sayangnya, sebagaimana alam yang mengenal siklus ,kehidupan manusia pun mengenal siklus. Kesedihan dan kebahagiaan adalah salah satu dari banyak siklus yang harus kita lalui. 
Tidak ada kehidupan yang tidak diwarnai oleh kesedihan. Diundang maupun tidak, ia akan senantiasa datang. Banyak kejadian bahkan terbukti, semakin ia dibenci dan ditakuti, semakin ia senang dan rajin berkunjung ke diri kita. 


Maka, sengsaralah hidup mereka yang membenci kesedihan. 

Bercermin dari goresan Kahlil Gibran di atas, kesedihan dan kegembiraan 
adalah dua saudara kembar yang melakukan kegiatannya secara bergantian. 

Keserakahan, atau sebaliknya kekhusukan doa manusia mana pun tidak akan bisa membuat dua saudara kembar ini berpisah. Ia seperti dua sayap dari seekor burung. Dibuangnya salah satu sayap, adalah awal dari celakanya "burung" kehidupan.Kahlil Gibran sampai pada pemahaman yang lebih dalam. 



Tanpa kesedihan, jiwa manapun tidak akan memiliki daya tampung yang besar terhadap kebahagiaan. 

Ketika kita bercengkrama dengan kebahagiaan di ruang tamu, kesedihan sedang menunggu di pembaringan. 

Persoalannya adalah, punyakah kita cukup keberanian dan kesabaran untuk berpelukan mesra dengan kesedihan? 

Nah, inilah sebuah kualitas pribadi yang dimiliki oleh sangat sedikit orang. 

Untuk menerima kebahagiaan, kita tidak memerlukan terlalu banyak kedewasaan. 

Akan tetapi........, untuk berpelukan mesra dengan kesedihan, diperlukan 
kearifan dan kedewasaan yang mengagumkan .

_________________

Admin
Admin
Admin

Male
Number of posts : 577
Age : 29
Location : In My ROomZZ
Registration date : 2007-10-28

Character sheet
games:

View user profile http://fk-unsyiah.forumotion.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum